Join MultiplyOpen a Free ShopSign InHelp
MultiplyLogo
SEARCH
Blog EntryFeb 19, '09 11:29 AM
for everyone
Jogjakarta merupakan salah satu kawasan atau kota budaya yang menghasilkan barang-barang atau karya-karya budaya yang merupakan identitas dari budaya jawa.
Hal tersebut mengalami sebuah tantangan zaman dimana hal-hal tersebut dituntut untuk dapat menempatkan diri, sebagai hal yang dilestarikan, di tengah masyarakat, selera dan kebutuhan manusia yang semakin berkembang..

Salah satu kawasan budaya yang paling terkenal di Jogjakarta adalah kawasan Malioboro. Kawasan ini dikenal karena terdapatnya pusat perbelanjaan modern (seperti mal malioboro), pasar rakyat, pertokoan dan terdapatnya site bersejarah yang berbaur menjadi satu kawasan.


Sangat menarik untuk membayangkan kawasan ini di 20 tahun kedepan. Selama ini masalah yang dihadapi malioboro adalah padatnya kawasan ini oleh kendaraan yang lalu lalang. Disana anda akan menemukan pejalan kaki dalam jumlah banyak, motor yang bergerombol, mobil yang terus membunyikan klakson dengan tidak sabarnya, Bus trans Jogja dengan panjang 2x lipat dari mobil biasa, Becak parkir memenuhi jalan raya dan Andong2 yang tidak jarang kudanya buang hajat disana. Kendaraan2 tersebut jelas saja membuat suasana jalan-jalan atau belanja menjadi sangat tidak nyaman apalagi kalau matahari bersinar sangat terik dan di pedestrian way banyak pedagang membuang limbah dagangannya ditrotoar. Jelas hal ini akan sangat mengganggu.

Jadi bayangan saya untuk 20 tahun kedepan, kesadaran masyarakat sekitar akan pentingnya jalur sirkulasi yang nyaman akan bertambah..Dengan kesadaran dan keseriusan pemerintah untuk mengelola kawasan ini dengan tujuan untuk peningkatan ekonomi dan untuk menarik turis mancanegara. Saya membayangkan kawasan malioboro menjadi kawasan pedestrian yang terbesar di asia tenggara atau bahkan mungkin asia. Dengan bentuk toko yang lebih modern, pertokoan2 yang hanya dapat diakses dengan jalan kaki , tertata rapi berbaur dengan pasar tradisional..untuk menonjolkan citra budaya Indonesia (jawa) kendaraan yang diijinkan lalu lalang terbatas untuk hanya becak dan delman, sementara kendaraan lain akan dibuatkan akses parkir sehingga kawasan ini tidak menjadi terlalu padat dalam menjalankan fungsinya...



Add a Comment